LAPORAN KKL DI PPPPTK / VEDC MALANG



LAPORAN KKL
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan / Pusat Pengembangan Pendidikan Kejuruan (PPPPTK / VEDC) Malang







NAMA        : Ahmad Ridwan Habibie
NIM            : 1204V005
                                                                             

PROGRAM STUDI DIIITEKNIK KOMPUTER
KONSENTRASI TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA TEGAL
2014





KATA PENGANTAR



Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Hasil Pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang dilaksanakan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan / Pusat Pengembangan Pendidikan Kejuruan (PPPPTK / VEDC) Malang.

Adapun tujuan penyusunan laporan ini dimaksudkan untuk mendapatkan sertifikat KKL sebagai salah satu syarat ujian Tugas Akhir di akhir perkuliahan.

Dalam kesempatan ini Penulis  juga ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak dosen pendamping atas waktu dan perhatianya selama KKL, Bapak Maylane Boni Abdilah, MT selaku Ketua Program Studi DIII Teknik Komputer Kosentrasi Teknik Komputer dan Jaringan, Rekan-rekan Mahasiswa serta semua pihak yang terlibat dan tidak dapat disebut satu persatu yang telah membantu selama proses dan penyusunan laporan ini, dan tidak lupa juga kepada Kedua Orang tua, saudara dan orang-orang tersayang yang selalu memberi dukungan dalam melaksanakan kegiatan ini.

Akhir kata Penulis Berharap Semoga Allah SWT dapat memberikan segala kebaikan kepada semua pihak yang terlibat dalam penulisan dan penyusunan laporan ini.


Tegal, 30 Maret 2014
Penulis


Ahmad Ridwan Habibi

  




BAB I
 PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang

Kuliah kerja lapangan (KKL) Politeknik Harapan Bersama Tegal merupakan agenda rutinan yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali yang di ikuti oleh seluruh mahasiswa untuk semua jurusan yang belum mengikuti kegitan KKL.

KKL di Politeknik Harapan Bersama Tegal bertujuan untuk mengembangkan materi dan kamampuan serta menambah wawasan dan pengetahuan yang didapatkan sebagai pelengkap materi kegiatan perkuliahan. Dalam kegiatan KKL ini, Kami berkesempatan mengunjungi dan mengikuti pelatihan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan / Pusat Pengembangan Pendidikan Kejuruan (PPPPTK / VEDC) Malang dan di lanjut perjalanan ke Pulau Bali sebagai objek KKL.

Setelah kegiatan KKL  dilaksanakan perlu adanya laporan KKL yang merupakan tugas mahasiswa yang harus dilengkapi untuk mendapatkan sertifikat sebagai salah satu syarat dalam Tugas Akhir di akhir perkuliahan, karena KKL salah satu program pelaksanaan program kerja lapangan yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa Politeknik harapan Bersama Tegal khususnya buat jurusan DIII Teknik Komputer Kosentrasi Teknik Komputer dan Jaringan.

1.2  Visi Misi
            a. Visi
Visi diakananya KKL adalah Mewujudkan tenaga menengah dan profesional dalam bidang Teknologi sesuai dengan tuntutan dunia industri dengan etos kerja yang tinggi dan memiliki sikap hidup mandiri.
b. Misi
            Misi diadakanya KKL adalah Mengembangkan sikap dan keterampilan peserta KKL, memberikan pengalaman agar Menguasai dan mampu mengembangkan potensi yang relevan dengan tuntutan kebutuhan institusi dan masyarakat.

1.3  Tujuan

Dalam pelaksanaan KKL di Politekni harapan Bersama Tegal, khususnya bagi penulis ataupun mahasiswa lainnya mempunyai bebarapa tujuan. Tujuannya adalah sebagai berikut :
a)      Sebagai syarat akademik bagi mahasiswa dalam proses menempuh pendidikannya di Politeknik Harapan Berrsama Tegal.
b)      Mengembangkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa dalam berbagai hal, termasuk kendala-kendala yang dihadapi dan bagaimana cara memecahkan kendala-kendala tersebut.
c)      Menambah keterampilan dan pengalaman baru bagi mahasiswa dalam melakukan pekerjaan sesuai skill yang dimilikinya.
d)     Agar mahasiswa mampu membandingkan antara teori ( konsep ) yang di dapat di bangku kuliah dan sekolah dan penerapannya secara langsung.
e)      Memperkenalkan aneka dunia industri pada mahasiswa untuk membuka wawasan dan wacana karir yang mungkin untuk diteliti, digeluti,dan dikembangkan yang memiliki probabilitas tinggi untuk menjadi pilihan profesionalisme.
f)       Melakukan kuliah kerja lapangan, melalui kunjungan ke industri, perusahaan atau pasar sebagai bagian dari pencerdasan pembelajaran ( quantum learning ) untuk mengembangkan sikap analisis sistematik mahasiswa terhadap dinamika pengembangan industri.
g)      Memberikan pengayaan entrepreneur serta praktik-praktik kerja lapangan untuk memantik critical thinking mahasiswa, sehingga memiliki wawasan yang komprehensif dan elegan tentang prospek bisnis industriat.
h)      Diharapkanya adanya respon positif untuk melakukan perencanaan atas apa yang bisa dan harus dilakukan untuk membangun dan melestarikan industriat yang dikenal dan diketahuinya.


1.4  Manfaat

Dalam pelaksanaan KKL di Politeknik Harapan Bersama Tegal, khususnya bagi penulis ataupun mahasiswa lainnya mempunyai bebarapa manfaat. Manfaatnya adalah sebagai berikut :
1)      Memperoleh pengalaman langsung tentang bagaimana penerapan sistem manajemen yang ada di institusi.
2)      Mendapat pengetahuan tentang kinerja mengelola sebuah data di institusi.
3)      Menambah wawasan dan bisa dijadikan sebagai pengalaman dalam melihat kerja dalam institusi.
4)      Mahasiswa mengenal beraneka ragam pekerjaan dengan berbagai permasalahannya.
5)      Mendapat pencerahan pembelajaran yang komprehensif dalam bidang IT dengan tenaga pendidik yang berpengalaman Serta alat yang memadai dengan kunjungannya ke Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan / Pusat Pengembangan Pendidikan Kejuruan (PPPPTK / VEDC) di Kota Malang.

1.5  Lokasi Tujuan
Lokasi dan Tujuan KKL ( Kuliah Kerja Lapangan ) ini dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2014. Adapun tempat pelaksanaannya adalah di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan / Pusat Pengembangan Pendidikan Kejuruan (PPPPTK / VEDC) Malang. dan di lanjut berkujung ke Pulau bali sebagai objek KKL.


BAB II
 LANDASAN TEORI


2.1. Pengertian Kunjungan Kuliah Lapangan (KKL)

Kuliah Kerja Lapangan ( KKL ) adalah suatu bentuk kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa Program Studi DIII Teknik Komputer Kosentrasi Teknik Komputer dan Jaringan untuk hidup di tengah - tengah masyarakat yang tidak mungkin ditemukan di kampus, sekaligus sebagai proses pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat yang sedang membangun dan mengetahui keberhasilan dan permasalahan yang dihadapi.
KKL dilaksanakan oleh perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan Misi dan Bobot pendidikan bagi mahasiswa dan untuk mendapat nilai tambah yang lebih besar pada pendidikan tinggi.
Kuliah kerja lapangan ditujukan dengan maksud meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan di dasari dengan Iman dan Taqwa (IMTAK) guna melaksanakan pembangunan dengan tumbuh dan berkembang pesat dewasa ini.
Kegiatan perkuliahan diluar kampus Politeknik Harapan Bersama Kota Tegal di tempat - tempat tertentu yang telah ditetapkan oleh dekan sesuai dengan Program Studi yang ditempuh yaitu Teknik Komputer.
Penulis baru – baru ini melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan / Pusat Pengembangan Pendidikan Kejuruan (PPPPTK / VEDC) Malang.
Penulis masuk pada beberapa bagian di gedung Teknologi Informasi. Bagian pertama penulis masuk ke salah satu ruangan yang digunakan untuk system database, bagian kedua penulis masuk ke Laboratorium Pemrograman dan Rekayasa Perangkat Lunak.
Penulis dan semua peserta Kuliah Kerja Lapangan berjalan mengelilingi kantor Teknologi Informasi PPPPTK VEDC Malang dengan pemandu Bapak Wawan selaku Perwakilan dari PPPPTK VEDC Malang,
setelah sebelumnya mendapat briefing dan beberapa informasi tentang PPPPTK VEDC Malang. Selain itu, Penulis bertemu dengan beberapa pegawai di Ruang Laboratorium Pemrograman dan Rekayasa Perangkat Lunak yang sedang bekerja.
.


2.2. Proses Pengontrolan Database Oracle
           
Pengertian Database Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manejemen basis data RDBMS (Relasional Database Management System).
Database Oracle dikenal sebagai database server untuk internet dan jaringan, dalam penggunaan bahasa menggunakan SQL (Structured Query Language).
Adapun pengontrolan yang ada didalam Database Oracle, yaitu ;
·         Database Oracle mampu menggunakan Client/ Server Environtment yang dimaksud dapat berjalan di jaringan, karena dapat memisahkan proses antara database server dan aplikasi client, dan server yang terinstall Oracle bertanggungjawab penuh menangani proses.
·         Database Oracle dapat Multiuser yang dimaksud mampu melayani banyak user dalam waktu yang sama dan mengakses data yang sama.
·         Connectibility, Oracle dapat menggunakan berbagai system operasi dalam suatu jaringan untuk mengakses data.
·         Ukuran besar dan pengaturan penyimpanan yang baik, yaitu Oracle mendukung ukuran database yang sangat besar hingga terabyte, dan mendukung pengaturan penggunaan space di harddisk, sehingga ruang penyimpanan termanfaatkan dengan efisien.
·         Management keamanan yang baik, Oracle mempunyai fitur untuk membatasi dan memonitor akses data, untuk menghindari dari pihak yang tidak diinginkan.
·         Replicated Environment, yaitu Oracle mampu menduplikasi database objek dalam lokasi server yang berbeda-beda, Hal ini sangat membantu jika salah satu server mengalami kerusakan dan secara langsung server lain dapat menggantikannya.
·         Import dan Eksport, Oracle juga mempunyai fasilitas seperti aplikasi database lainnya, mampu mengimport data dan mengeksport database.
·         Default Temporary, Oracle memiliki fasilitas ini sebagai penampungan data sementara dari hasil output resultset atau mendukung seperti aktifitas sorting, dan sangat berguna jika ruang penyimpanan (memory) tidak cukup untuk menjalankan sebuah proses.
·         Virtual Private Database, fitur ini memberikan dan meningkatkan fleksibilitas jaminan keamanan sampai pada row-level security, sehingga mengamankan aplikasi kita aman jika berjalan di jaringan internet.
















BAB III
ANALISA DAN HASIL

3.1 Gambaran Umum Perusahaan
            3.1.1 Organisasi dan Kepemilikan
                        Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga kependidikkan/ Vocational Education Development Center ( PPPPTK/ VEDC) Malang merupakan bagian terpadu dari sistem Kependidikkan Nasional dibawah naungan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikkan. Misi utama adalah untuk meningkatkan pendidikkan kejuruan diseluruh Indonesia.
1.     PPPPTK/ VEDC Malang dalam perkembangannya harus melayani stakeholder dan pelanggan yang makin meluas antara lain:
2.     Lembaga Negara meliputi: Kementrian Pendidikkan Nasional, Dikdasmen, Dikmenjur, Dikmenum, Lembaga Diklat Daerah provinsi, Kabupaten dan Kota, BAPEDAL, Depnaker, SMK Negeri, SMU Negeri.
3.     Lembaga non Pemerintah: SMK swasta, SMU swasta, Lemdikla, Perguruan tinggi.
4.     Lembaga swasta: Perusahaan Nasional, Perusahaan  multi nasional, Perusahaan individu, BUMN.
5.     Individu: Karyawan atau karyawati, warga kota Malang  dan sekitarnya, Mahasiswa, Tamatan SMK dan SMU, Guru, Kepala Sekolah, Masyarakat  pencinta produk.

            3.1.2 Sejarah PPPPTK/ VEDC Malang
                        PPPGT/VEDC Malang: Overview Kronologis - PPPPTK Bidang Otomotif & Elektronika Malang adalah sebagai berikut:
Tahun 1982 - Diskusi awal; misi feasibility study oleh expert dari Swiss yang diwakili oleh Swisscontact.



Ø  Pada Agustus 1983
Penandatanganan MoU antara Pemerintah Indonesia dan Swiss dalam kerjasama Teknis untuk PPPGT/VEDC Malang. Recruitment 16 Technical Advisor oleh Swisscontact.Desain konsep arsitektural dan spesifikasi gambar fasilitas yang dibutuhkan dan equipment.

Ø  Pada Januari 1984
Start kerjasama Indonesia-Swiss PHASE I (1984-1986). Kedatangan Team Leader Swisscontact dan 3 Head Departement.

Ø  Pada Juni 1984
Kedatangan 12 Kepala Seksi dari Swiss. 116 orang Anggota Swisscontact mengambil posisi in-line di PPPGT/VEDC Malang dan mulai mentraining Counterpart Indonesia.

Ø  Pada Agustus 1985
Tempat kerja sementara di STM Negeri Malang; Desain dan Pengembangan Materi Kuliah program DIII GK. Mulai program DIll Guru Kejuruan (D3GK) sebanyak 115 Mahasiswa.

Ø  Pada Oktober 1986
Program DIII (tahun pertama, Semester kedua). Pengembangan Materi Kuliah. Pindah ke kampus PPPGT/VEDC Malang yang baru (86'000 m2) di Arjosari, Malang.

Ø  Pada Januari 1987
Mulai kerjasama Indonesia-Swiss Phase II (1987-1989).
Menginstall peralatan bengkel PPPGT/VEDC Malang dan menjalankannya.

Ø  Pada Tahun 1988
Program DIII (Tahun ke dua, semester satu). Pelulusan Mahasiswa DIII angkatan pertama.

Ø  Pada Januari 1989
Joint evaluasi pertama Indonesia -Swiss untuk PPPGT/ VEDC Malang. Program DIII (Tahun ke dua dan ke empat). Pelulusan Mahasiswa DIII angkatan ke dua.

Ø  Pada Januari 1990
Mulai kerjasama Indonesia - Swiss Phase III (1990-1992). Pelulusan Mahasiswa DIM angkatan ke tiga. Pendidikan formal D3 GK dihentikan dan diganti dengan:
·         Penataran pendek untuk Guru.
·         Pembentukan Unit Produksi dan Jasa (PROJAS).
·         Pengembangan Sekolah Seutuhnya (PSS), membantu langsung 6 Sekolah STM.

Ø  Pada Tahun 1991
Pelulusan Mahasiswa DIll angkatan ke empat (terakhir).

Ø  Pada Mei 1992
·         Menyelenggarakan program penataran untuk Guru STM.
·         Membantu 12 Sekolah STM melalui program PSS.
·         Aktivitas PROJAS untuk menyongsong pasar.
·         Peresmian PPPGT/VEDC Malang sebagai UPT Pusat Penataran Guru tingkat Nasional.
·         Penyelenggaraan Promosi Kompetensi Siswa (PKS) I.

Ø  Pada Januari 1993
·         Mulai kerjasama Indonesia - Swiss Phase IV (1993-1997).
·         Pelaksanaan Training untuk Industri dan Masyarakat, Aktivitas PROJAS menjadi sangat penting.
·         Membantu 18 STM melalui aktivitas PSS.
·         Pengembangan program M&R dan Pendidikan Lingkungan Hidup.
·         PPPGT/VEDC Malang ditunjuk sebagai "Pusat Pengembang Pendidikan Lingkungan Hidup" untuk pendidikan Menengah Kejuruan.
·         Penyelenggaraan Promosi Kompetensi Siswa (PKS).

Ø  Pada Januari 1994
·         Pengalihan penanggung jawab lini organisasi PSS dan PROJAS kepada partner Indonesia.
·         Penyelenggaraan Promosi Kompetensi Siswa (PKS) III.

Ø  Pada September 1994
·         Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan Link & Match1, PPPGT/VEDC Malang partisipasi dalam formulasi "Pendidikan Sistem Ganda (PSG)".
·         Misi Joint Evaluation Team ke dua untuk PPPGTA/EDC Malang

Ø  Pada Maret 1995
Penandatangan 'Addendum to Project Document' Penyelenggaraan Promosi Kompetensi Siswa (PKS) IV.

Ø  Pada Juli 1995
·         Orientasi program, Penjelasan Complementary measures untuk SID/PSG, Pend. Lingkungan hidup, dan Dedaktik-methodik.
·         Membantu 38 Sekolah STM melalui aktivitas program PSS.

Ø  Pada Maret 1996
Penyelenggaraan Promosi Kompetensi Siswa (PKS) V.

Ø  Pada Juni 1996
·         VEDC masih didukung oleh 5 orang technical Advisor dari Swisscontact.
·         Secara bertahap pelepasan Technical Assistance dari Swiss.
Ø  Pada April 1997
Misi Final Joint Evaluation Team Indonesia-Swiss untuk PPPGTA/EDC Malang.

Ø  Pada Nopember 1997
Penandatangan MoU antara Pemerintah Indonesia dan Swiss dalam Technical Cooperation to Support Implementation of Environmental Education at Vocational Secondary Schools (SMK) berlaku (01.04.1998 s/d 01.03.2001).

Ø  Pada Desember 1997
Secara resmi berakhir kerjasama Indonesia-Swiss phase IV di PPPGTA/EDC Malang.

Ø  Pada Tahun 1998
·         Pemantapan Organisasi dan pengelolaan institusi pasca kerjasama Indonesia-Swiss.
·         Implementasi MoU pengembangan Pendidikan Lingkungan Hidup untuk SMK di PPPGT/VEDC Malang.

Ø  Pada Maret 1999
Perjanjian Kerjasama antara PPPGT/VEDC Malang dan MSW-Winterthur dalam tukar-menukar Instruktur dan siswa.

Ø  Pada Maret 2000
Penetapan PPPGT/VEDC Malang sebagai Center of Indonesian-German-Institute (IGI).

Ø  Pada Maret 2001
Innaguration Joint Program Diploma IV BA Malang, dan menerima mahasiswa baru Angkatan I.



Ø  Pada Juni 2001
Perjanjian Kerjasama antara PPPGT/VEDC Malang dengan Elektronikschule Tettnang, dalam tukar menukar instruktur.

Ø  Pada September 2001
Kerjasama dengan Pasca Sarjana ITS untuk melaksanakan Program Magister Mekatronika di PPPGT/VEDC Malang.

Ø  Pada Januari 2002
PPPGT VEDC Malang sebagai "Siemens authorized Training Center untuk PLC"

Ø  Pada Februari 2002
PPPGT/VEDC Malang sebagai "FESTO authorized Training Center for East Java"

Ø  Pada Juli 2002
Kerjasama dengan Leybold-Didactic GmbH. dalam pengembangan Hardware dan Software.

Ø  Pada Agustus 2002
Penerimaan Mahasiswa Baru Joint-Program Angkatan II.

Ø  Pada Februari 2003
Letter of intent kerjasama antara GETEVOT Kingdom of Saudi Arabia and VEDC Malang dalam bidang M&R, Production Base Education, Set-up IGU, Traing the Trainers Program, Exchange Teacher Program.

Ø  Pada April 2003
PPPGT/VEDC Malang mendapatkan sertifikasi ISO 9001 versi 2000 dalam manajemen diklat.


Ø  Pada Mei 2003
Peresmian PPPGT/VEDC Malang sebagai IGI Center.

Ø  Pada Agustus 2003
·         Peresmian Malang Innovation Technopark(MIT).
·         Penerimaan Mahasiswa Baru Joint-Program Angkatan III.

Ø  Pada April 2004
Pengiriman 20 orang staf PPPGT/VEDC Malang dan Guru SMK binaan untuk melaksanakan implementasi system Maintenance and Repair di GETEVOT Kingdom of Saudi Arabia.

Ø  Pada Juni 2004
Restrukturisasi PPPGT/VEDC Malang untuk mengantisipasi peran dan fungsi baru sesuai dengan tuntutan kebutuhan.

Ø  Pada Februari 2008
Perubahan nama dan lembaga dari PPPGT ke PPPPTK dengan Peraturan Menteri No. 8 Tahun 2007, Tentang ORGANISASI & TATAKERJA. Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan dan Tenaga Kependidikan.

3.1.3 BIDANG KEGIATAN
Dalam melaksanakan aktivitas, PPPGT (VEDC) membagi kegiatannya atas 7 bidang garapan:
1.      Manajemen dan Administrasi
2.      Inovasi dan Litbang
3.      Diklat dan Pengembangan SMK (SEP)
4.      Partnership
5.      Produksi dan Jasa (PROJAS)
6.      Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
7.      Perlindungan dan Pemeliharaan Lingkungan Organisasi dan Manajemen Institusi.

3.1.4 FASILITAS DAN LAYANAN
            Untuk mendukung berbagai macam program yang ada PPPPTK/VEDC Malang menyediakan fasilitas-fasilitas pendukung.Dengan memiliki peralatan berstandart nasional dan internasional akan sangat berguna bagi pengembangan dan peningkatatan peserta pelatihan baik dari PEMDA, Industri, guru,maupun masyarakat umum.
Potensi :
Ø  Memiliki 191 pengajar:
·         S1-126 orang
·         S2-57 orang
Ø  Kandidat Doctor-6 orang                  
·         lulusan IKIP Yogyakarta,UM,ITS,UGM,ITB,Unibraw.
·         85% telah berpengalaman di luar negeri dalam   peningkatan ketrampilan.
·         70% mampu berbahasa jerman aktif.
Ø  Area 9 Ha,dengan area:
·         Pendidikan:
ü  17kelas
ü  15workshop
ü  Kampus.Full cyber space
ü  300 Computers Terhubung dengan internet dengan kapasitas 3Mbps,
ü  Free internet setiap saat
·      Kapasitas training
ü  Kapasitas training 11.000 orang bulan setiap bulan
ü  Berdasarkan pada kapasitas kelas dan Workshop
·         Perpustakaan
ü  Mempunyai koleksi sebanyak 22.000 buku dalam bahasa Indonesia, inggris dan jerman
·         Fasilitas peralatan
ü  Peralatan berstandar nasional dan internasional yang Sangat berguna bagi pengembangan dan  peningkatan SDM diperusahaan maupun sekolah
·         Hotel
ü  Tersedia fasilitas hotel untuk melayani 230 tamu
·         Olahraga
ü  Tersedia sarana olahraga antara lain:lapangan  tenis, sepak bola,bulu tangkis.
·         Poliklinik (Bima Husada)
ü  Tersedia fasilitas pemeriksaan kesehatan (Medical-chek up,Poliklinik Gigi) buka setiap hari - jam kerja.

3.2 ANALISA HASIL KUNJUNGAN INDUSTRI
Beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang KKPI, adalah sebagai berikut :
1.      Tempat pelaksanaan akademik (pengajaran dan pelatihan) KKPI dibagi menjadi 2 yaitu TCL = training center local dan TCR = training center regional:
a)      TCR (Training Center Regional) Tugas, tanggungjawab, syarat TCR :
·         meberikan pelatihan, bagi calon instruktur, Quality improvement Instruktur, Calon asesor, Quality improvement Acessor
·         mempunyai 4 asesor KKPI
·         memiliki laboratorium (20 PC perbandingan komputer siswa dan PC 1:1, daya listrik yang memadai dan terkoneksi dengan jardiknas kecepatan minimal bandwidth 64 Kbps)
·         bertananggungjawab pada laboratorium KKPI
·         perangkat penunjang (printer, scanner, LCD, dll)
·         jumlah maximal pelatihan per kelas 20 peserta
·         memiliki calon TCL 10 sekolah pada tahun pertama
·         maksimal memiliki 50 TCL
·         membina dan menjaga eksistensi TCL binaan
b)      TCL (Training Center Lokal) Tugas, tanggungjawab, syarat TCL:
·         memberikan pelatihan siswa/mahasiswa/peserta luar
·         mempunyai 2 instruktur KKPI (dengan perbandingan 1 instruktur : 20               siswa)
·         penanggung jawab program/lead kurikulum
·         penanggung jawab aset
·         Perangkat lab komputer (20 PC, Daya listrik yang memadai dan   terkoneksi dengan jardiknas kec minimal bandwidth 64 Kbps)
·         perangkat penunjang (printer, scanner, LCD, dll) 2. Apa itu TUK  (Tempat Uji Kompetensi) KKPI
·         Lembaga yang berhak menyelenggarakan ujian sertifikasi KKPI
·         Lembaga yang berhak melaksanakan diklat KKPI
·         Lembaga yang berkewajiban mengembangkan mata diklat KKPI
Lembaga tersebut adalah SMK, LPMP, P4TK atau Perguruan Tinggi yang telah memenuhi syarat untuk menjadi TUK KKPI.
·         TUK dapat menjembatani dan mengantarkan guru dan siswa memperoleh keterampilan menggunakan komputer dan mengelola informasi 3. Apa tujuan TUK didirikan
·         Mempercepat perkembangan mata diklat KKPI
·         MembantuP4TK/VEDC Malang dalam menyelenggarakan kegiatan sertifikasi KKPI di daerah. 4 . Syarat menjadi Tempat Uji Komptensi KKPI
·         TUK boleh berkedudukan di TCR ataupun TCL
·         Memiliki lab komputer untuk pengujian dengan spesifikasi komputer sekelas P II dengan RAM 64 MB terkoneksi ke intranet jardiknas dan hanya terinstal Sistem Operasi dan Web browser minimal berjumlah 10 pc.
·         Memiliki Assesor atau outsourcing Assesor sejumlah 4 orang.
·         Memiliki alat pendukung printer, scanner dan LCD Projector.






















BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN

            Kegiatan KKL merupakan kegiatan rutinitas yang dilaksanakan satu tahun satu kali, hendaknya setiap kegiatan yang telah dirancang dengan matang, sudah sejogyanya akan dapat berjalan dengan maksimal.
Halnya kegiatan KKL ini yang dilaksanakan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan / Pusat Pengembangan Pendidikan Kejuruan (PPPPTK / VEDC) Malang benar-benar menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa, semoga dengan kegiatan KKL seperti ini akan benar-benar menghantarkan menjadi mahasiswa yang berkompeten dalam bidang Teknologi.
Berdasarkan uraian diatas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa :
1.      Kegiatan KKL relevan untuk meningkatkan ketrampilan mahasiswa dalam mengembangkan pembelajaran di Bidang IT,
2.      Kegiatan KKL dapat meningkatkan motifasi mahasiswa dalam mengembangkan pembelajaran di Bidang IT,
3.      Kegiatan KKL dapat menambah relasi bagi Politeknik Harapan Bersama Tegal dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia.

4.2 SARAN

·         Bagi lokasi kegiatan
1.      Waktu yang disediakan hendaknya lebih banyak, sehingga mahasiswa benar-benar dapat memperoleh pengetahuan yang maksimal.
2.      Perlunya peningkatan kualitas dari materi karena pengetahuan mahasiswa tentang alat peraga dan sebagainya masih sangat sedikit,
3.      Keberadaan Dosen Pembimbing Lapangan dalam kegiatan KKL sangat membantu efektif dan efesiennya kegiatan tersebut.

·         Bagi lembaga
1.      Sesuaikan jumlah dosen pembimbing lapangan dengan jumlah mahasiswa peserta KKL.
2.      Hendaknya pelaksanaan kegiatan KKL dilakukan dalam waktu yang tidak singkat sehingga mahasiswa memperoleh pengetahuan dan informasi tentang pembelajaran lebih optimal.
3.      Diharapkan kegiatan yang tidak terlalu padat agar peserta KKL terlalu kelelahan.        


           





















DOKUMENTASI

Penyerahan Mahasiswa oleh Pak Direktur
























0 Response to "LAPORAN KKL DI PPPPTK / VEDC MALANG"

eL - Habib Visitor

free counters

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
SEO Stats powered by MyPagerank.Net